IC  4/ FRI. 12 SEP, 12.00 & SUN. 14 SEP, 19.00 / KINEFORUM

"Lembusura", Wregas Bhanuteja (Indonesia)

[divider type=”space” height=”40″ no_border=”1″ /] [column type=”1/3″ last=”0″ class=””]

13+

Country of production Indonesia
Language Bahasa Indonesia, Javanese
Subtitle English
10 min, Color, 2014

[/column] [column type=”1/3″ last=”0″ class=””]

Ketika hujan abu akibat letusan Gunung Kelud menerpa Jogja, sekelompok anak muda setempat mengetahui adanya mitos tentang kemarahan Lembusura, sosok siluman yang menjaga Gunung Kelud. Para pemuda ini lantas berusaha mereka-cipta sosok mitologis Jawa itu. Namun, alih-alih menampilkan keseraman sosok Lembusura, kita dihadirkan pada proses memvisualisasikan yang secara bebas bermain-main dengan representasi dan imajinasi melalui kamera dan pengadeganan. Kebebasan dalam mengintepretasikan tersebut selain malahan membuat kesan seram tentang kisah mistik itu hilang, juga menyajikan suatu gambaran akan permainan bolak-balik antara fiksi dan dokumenter yang saling menyusup.

 Andrie Sasono & Ugeng T. Moetidjo

[/column] [column type=”1/3″ last=”1″ class=””]

When the rain of ash from the eruption of Kelud hit Yogyakarta, a group of local young people came to be aware of the myths about anger Lembusura, a figure of stealth who guard The Mount of Kelud. These young men then tried to imagine and creat the Java’s mythological figure. Instead of showing the horrors of Lembusura figure, the film freely play the visual between representation and imagination through the camera and directing. Brush up on the story of the mystical sinister impression to slowly disappear and then presents a reciprocal game between fiction and documentary that infiltrate each other.

 Andrie Sasono & Ugeng T. Moetidjo

[/column]